.
Tampilkan postingan dengan label SPORT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SPORT. Tampilkan semua postingan

Atlet Paling Cantik Yang Heboh Di Dunia Maya



Atlet Paling Cantik Yang Heboh Di Dunia Maya

Atlet Paling Cantik Yang Heboh Di Dunia Maya Sepekan ini dunia internet Tanah Air digemparkan hadirnya seorang atlet voli cantik asal Kazakhstan bernama Sabina Altynbekova. Sabina yang masih berumur 18 tahun ini memang memiliki wajah yang cantik dan tubuh jenjang serta miliki kulit putih. Tak heran jika para netizen tidak hanya di Indonesia tetapi juga di Asia heboh karena kecantikannya.Namun, tahukah Anda jika ada beberapa atlet wanita lain yang miliki wajah yang tak kalah cantik dengan Sabina dan berkat kecantikannya mereka sukses mencuri perhatian banyak pengguna internet.






1. Sabina Altynbekova

Sabina Altynbekova merupakan salah satu atlet wanita dari Kazakhstan berparas cantik layaknya tokoh kartun anime. Foto Sabina sendiri pertama kali diunggah melalui situs 9gag dan tak lama setelahnya langsung merebak luas ke beberapa sosial seperti Facebook, Tumblr, dan Twitter.

Sabina yang kini masih berusia 18 tahun ini juga memiliki bakat besar di dunia Voli. Dirinya saat ini tercatat menjadi anggota timnas bola voli U-19 Kazakhstan.

2. Mckayla Maroney

Atlet paling cantik kedua yang juga sempat hebohkan dunia maya adalah Mckayla Maroney. Mckayla yang menguasai cabang atletik ini pertama kali ramai dibicarakan netizen di dunia ketika dirinya ikut serta dalam ajang Olimpiade 12 sebagai salah satu atlet wakil Amerika Serikat.

Selain kecantikannya, Mckayla dibicarakan banyak pengguna internet karena ekspresi kekecewaannya ketika menerima medali di podium saat ajang olimpiade tersebut. Saat itu, Mckayla tersohor dengan meme bertajuk not impressed face.

3. Maria Sharapova

Maria Sharapova juga menjadi atlet paling cantik yang banyak dibicarakan di dunia maya. Sharapova yang dijuluki sebagai ratu di atas lapangan tenis ini memang memiliki wajah cantik, tubuh tinggi jenjang, dan kulit putih.Petenis asal Rusia ini juga terkenal dengan gaya bermainnya yang selalu berteriak keras ketika mengembalikan bola ke lawan.

4. Danica Patrick

Pembalap NASCAR, Danica Patrick, menjadi atlet paling cantik yang menghebohkan dunia maya setelah dirinya menjadi pembalap wanita satu-satunya di ajang Nascar 500 saat ini dan menjadi salah satu pembalap dengan gaji tertinggi di balap tersebut.

Danica tercatat sebagai pembalap dengan gaji tertinggi kelima dengan total pendapatan sebesar USD 15 juta atau setara Rp 157 miliar. Selain miliki mental juara, wajah Danica pun sukses merenggut hati tak hanya pecinta Nascar tetapi juga para netizen dari seluruh dunia.

5. Laure Boulleau

Laure Boulleau merupakan salah satu pe sepakbola Prancis paling terkenal. Selain karena skill olah bolanya yang mumpuni, Luare juga dikenal banyak orang lewat dunia maya karena kecantikannya. Laure sendiri saat ini masih menjadi anggota timnas sepakbola wanita Prancis dan memperkuat klub PSG.



Anna Kournikofa




Anna Kournikofa


Anna Sergeyevna Kournikova, lahir di Moscow, Russia, 7 Juni, 1981. Ia adalah pensiunan petenis putri dan model asal Rusia, yang sekaligus memanfaatkan kecantikan dan keindahan rambut pirangnya dalam permainan tenisnya. Ia menjadi salah satu petenis terbaik di dunia, walau tidak pernah mengikuti lagi kejuaraan-kejuaraan tenis.

Dalam kehidupan asmaranya, Kournikova telah tujuh tahun menjalin kasih dengan penyanyi Enrique Iglesias. Kehidupan asmara mereka juga diwarnai dengan putus sambung. Kournikova yang pernah dinobatkan wanita terseksi oleh majalah pria FHM Inggris pada tahun 2002, setahun terakhir ini, memutuskan untuk tinggal bersama kekasihnya, Enrique.

Karir

Kournikova mendapatkan raket tenis pertamanya sebagai hadiah Tahun Baru pada tahun 1986. Kournikova yang saat itu masih berusia 5 tahun sangat gembira mendapat hadiah tersebut dan mulai memainkan sebanyak dua kali seminggu. Pada usia tujuh tahun, Kournikova mulai masuk klub, namun hari-harinya hanya dihabiskan dengan bersenang-senang. Selanjutnya, pada tahun 1986, dia menjadi anggota Spartak Tennis Club, dan dilatih oleh Larissa Preobrazhenskaya. Akhirnya, pada usia delapan tahun,Kournikova mulai mengikuti turnamen junior. Sejak saat itu, bakat berain tenisnya mulai menarik perhatian publik. Akhir karirnya semakin menanjak sampai akhirnya dia menjadi pelatih di akademi tenis Nick Bollettier pada usia 10 tahun. 

Sejak saat itu, karir Kournikova di dunia tenis semakin menanjak. Pada usia 15 tahun Kournikova memulai debutnya di Grand Slam dan berhasil menduduki peringkat keempat dalam U.S. Open tahun 1996. Prestasinya ini tergolong cemerlang mengingat usianya saat itu masih sangat muda dan pengalamannya di bidang tenis masih belum sepadan jika dibandingkan petenis profesional. 

Tahun 1998 nampaknya menjadi awal kesuksesannya di bidang tenis. Dengan prestasinya yang berhasil menerobos peringkat 16 dalam WTA, karir Kournikova pun semakin terlihat publik, selanjutnya dia juga berhasil mengukir prestasi dalam Australia Open tahun 1998, dimana dia berhasil memasuki babak final,namun akhirnya dikalahkan oleh Martina Hingis pada round ketiga.

Namun kekalahan tersebut bukan berarti akhir segalanya, prestasinya justru semakin menanjak sampai akhirnya dia pun disejajarkan dengan para petenis professional yang namanya telah dikenal sebelumnya. Dia sempat bermain bersama beberapa petenis populer seperti Martina Hingis, Barbara Schett dan Iroda Tulyaganova.

Namun demikian, pada tahun 2001 karirnya mulai terganggu dengan cedera yang dialaminya. Tahun ini sepertinya menjadi tahun yang penuh cedera bagi petenis berambut pirang ini. Namun demikian, dia masih terus berkarir sampai akhirnya memutuskan pensiun. Saat ini dia tidak lagi bermain, namun hanya bertindak sebagai pelatih.



 
Copyright © 2013. ZANGEK - All Rights Reserved
Template Created by ThemeXpose | Published By Gooyaabi Templates